Pentingnya Menanamkan Sifat Amanah sejak usia dini

Pentingnya Menanamkan Sifat Amanah sejak usia dini




 Amanah berarti bisa dipercaya dan menjaga kepercayaan itu, menyampaikan hak kepada yang berhak menerima , tidak berkhianat (tidak merusak kepercayaan)

Amanah adalah sikap yang mulia, dengan memiliki sikap amanah , seseorang akan menjaga , memelihara dengan baik pada amanat yang diamanatkan ( dipercayakan) kepadanya. Kebalikan dari amanah adalah khianat yaitu menyia-nyiakan amanat yang diamanatkan ( dipercayakan) kepadanya, baik dengan jalan mengingkari , tidak menyampaikan , mengurangi ataupun meremehkan didalam memeliharanya sehingga apa yang diamanatkan itu menjadi rusak. Mempunyai sifat amanah merupakan kewajiban bagi setiap orang iman dan masyarakat Indonesia , sedangkan khianat adalah sikap jelek yang merupakan larangan Allah Rasul.

 Allah berfirman : Sesungguhnya Allah memerintahkan kepada kalian untuk mendatangkan (menyampaikan) amanah-amanah pada ahlinya (orang yang berhak menerima amanah)
 Nabi bersabda : Sampaikanlah amanat pada orang yang memberi kepercayaan kepadamu , dan janganlah kalian mengkhianati orang yang mengkhianatimu (jangan membalas dengan kejahatan)
 Sikap amanah adalah bukti dari keimanan seseorang , sedangkan berkhianat adalah bukti tidak adanya keimanan seseorang. Rasulallah bersabda : Tiada keimanan bagi orang yang tidak mempunyai sifat amanah dalam dirinya

1. Bentuk Amanah
 Amanat-amanat yang harus dijaga , dipelihara oleh orang iman ialah amanat Allah, amanat rasul dan amanat manusia yang dipercayakan kepadanya
 a. Allah melarang orang iman berkhianat kepadaNya dengy menyia-nyiakan amanat-amanatNya.
 Manusia supaya menggunakannya untuk beribadah kepadaNya
 b. Allah melarang orang iman berkhianat kepada utusan Nya
Orang iman yang sudah mengetahui , memahami Sunnah-sunnah Rasulallah SAW adalah kepercayaan rosul , pemegang amanat rosul , dia berkewajiban untuk menjaga , memelihara , menghidup-hidupkan , mengamalkan dan menyebarkan Sunnah-sunnah rosul tersebut
 c. Allah melarang orang iman berkhianat pada amanat-amanat yang diamanatkan (dipercayakan) orang lain kepadanya
Orang yang mendapat amanat dari orang lain berarti dia itu orang yang dipercaya , maka dia berkewajiban untuk memelihara, menjaga , dan menyampaikan amanat tersebut.

Contoh Amanat :
- mendapat titipan orang lain berupa pesan , surat , uang atau benda-benda yang lain  untuk disampaikan atau diberikan kepy seseorang.
- mendapat kepercayaan dari orang lain untuk mengurusi , menjaga suatu urusan , baik urusan dunia maupun urusan agama . Urusy dunia contohnya dipercaya menjaga keluarga , rumah , perkebunan , peternakan dll.
- Mendapat kepercayaan dari seseorang untuk syirkah (bekerja sama) dalam suatu  pekerjaan atau usaha

2. Keutamaan Amanah
 a. Amanah akan menjadikan kebaikan dan kemaslahatan dalam berbagai urusan, baik urusan  dunia maupun urusan agama.

 b. Dengan amanah seseorang akan mendapatkan derajat yang tinggi di surga.

 c. Amanah akan mengantarkan seseorang menjadi orang yang dipercaya dan dengan kepercayaan itulah dia mempunyai modal utama dalam usaha sehingga mendatangkan kebarokahan-kebarokahan dan keuntungan-keuntungan dalam usaha tersebut.

1 comment :