6 Sifat Bangsa Yang Mulia , Pemahaman Dan Prakteknya

6 Sifat Bangsa Yang Mulia , Pemahaman Dan Prakteknya






Rukun berarti saling mengasihi , saling memaafkan , bantu membantu dan tolong menolong dalam kebaikan , kuat memperkuat , saling mendoakan yang baik dan kalau bertemu sesama masyarakat dengan wajah yang ceria , tidak punya uneg-uneg jelek , drengki , srei , iri hati , jail methakil

Rukun merupakan buah dari baiknya akhlak , sedangkan buruknya akhlak berbuah permusuhan dan perpecahan. Rukun berakar pada hati yang bersih dari sifat yang tercela tercermin dalam sifat saling mengasihi , saling menyayangi saling ridho , saling memaafkan , bersatu hati dan bersaudara. Sedangkan saling membenci , dengki , iri hati , saling dendam dan budi tercela lainnya adalah sumber permusuhan dan perpecahan bahkan sumber kejahatan.

Rukun juga merupakan kesempurnaan keimanan seseorang.Nabi Muhammad SAW bersabda : "Kalian tidak bisa masuk ke dalam surga sehingga kalian beriman , dan kalian beriman sehingga saling mengasihi"

Bibit rukun telah Allah tanamkan didalam lubuk hati manusia bersamaan dengan hidayah yang Allah berikan. Kerukunan merupakan nikmat Allah yang sangat mahal, harganya yang dapat langsung dinikmati manusia dalam kehidupan mereka di dunia setelah mendapat petunjuk Allah.

Beberapa sikap dan perilaku yang perlu terus dikembangkan dalam pergaulan sehari-hari demi terwujudnya kerukunan antara lain :
 1. Tidak menyakiti baik dengan ucapan maupun perbuatan.
 2. Berusaha berbuat baik kepada siapapun.
 3. Bersikap rendah hati dan tidak sombong
 4. Menyayangi kepada yang lebih muda dan mengagungkan kepada yang lebih tua.
 5. Menjaga diri , harta dan kehormatan saudaranya dari penganiayaan , baik yang dilakukan olehnya maupun orang lain
 6. Tidak dengki dan iri hati
 7. Tidak ngrasani/ghibah (menggunjing kejelekan) bahkan berusaha menutup aib saudaranya
 8. Senang menolong sesama saudara dan saling memaafkan
 9. Menjauhi su'udzon dan berusaha menghindarkan orang lain dari su'udzon terhadap dirinya.

Dengan perkembangan masyarakat yang sangat pesat , menjaga kerukunan merupakan tuntutan utama demi keutuhan dan kelancaran bernegara.kerukunan dalam kalangan masyarakat harus tetap diwujudkan bahkan terus ditingkatkan, Hal-hal yang menyebabkan perselisihan supaya dihindari . Permasalahan-permasalahan yang terjadi sekecil apapun diusahakan secepat mungkin diselesaikan. Bila terjadi cobaan yang menimbulkan suasana tidak rukun , masing-masing pihak supaya introspeksi diri , berusaha sadar dan mengembalikan dirinya kepada fitrahnya atau sifat asli sebagai masyarakat Indonesia yang harus bisa rukun dengan sesama masyarakat Indonesia.


REMAS (remaja masjid)

No comments